- Tuhan menciptakan Makhluk-Nya dengan beragam bentuk, ada yang
sempurna dan ada juga yang tidak sempurna, ada yang kasat mata, ada pula
yang tidak bisa dilihat hanya dengan menggunakan mata telanjang, ada
yang susunannya compleks ada pula yang susunan pembentuk tubuhnya sangat
sederhana, itu semua memiliki arti dan fungsi masing-masing.
Kita
beranggapan serangga adalah makhluk penghuni bumi yang paling banyak,
namun sebenarnya ada lagi makhluk yang memiliki jumlah lebih banyak dari
pada serangga, yaitu Virus dan Bakteri. Bicara tentang virus dan
bakteri mungkin kita membayangkan bagaimana sih sebenarnya bentuk kedua
makhluk tersebut, virus dan bakteri merupakan makhluk terkecil yang
diciptakan oleh Sang Pencipta, dengan susunan tubuh yang sangat
sederhana, tubuh mereka di bentuk dari protein dan enzim sederhana pula,
namun mereka ada yang menguntungkan dan banyak juga yang menyebabkan
kerugian bagi manusia.
Berbicara tentang virus dan bakteri, maka kali ini kita akan berbicara mengenai apa itu virus dan macam-macamnya.
Virus
adalah Parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme
biologis, Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena
virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan
menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak
memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus
mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak
kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang
terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya.
genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk
memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur
hidupnya.
Secara garis besar, virus dibagi menjadi dua bagian, yaitu virus DNA dan virus RNA.
A. VIRUS DNA
Virus DNA
adalah virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk
rantai ganda berpilin. Di dalam sel inangnya, DNA pada virus akan
mengalamireplikasi menjadi beberapa DNA dan juga akan mengalami
transkripsi menjadi mRNA.mRNA akan mengalami translasi untuk
menghasilkan protein selubung virus. Masih didalam sel inang, DNA dan
protein virus mengkonstruksikan diri menjadi virus – virus baru. mRNA
juga akan membentuk enzim penghancur (Lisozim) sehingga sel inang
lisis(hancur) dan virus – virus keluar untuk menginfeksi sel inang
lainnya. Contoh Virus ini :
1. Papiloma
Menyerang kulit, dapat menimbulkan kutil, benjolan kulit dan infeksi organ dalam serta kanker.
2. Poliloma
Menyerang Kulit dengan timbulnya bercak kemerahan, seringkali menyerang anak-anak.
3. Parvovirus B19
Infeksi
parvovirus B19 adalah penyakit ruam ringan yang disebabkan oleh
Parvovirus B19. Penyakit ini juga disebut eritema infectiosum. Hal ini
lebih sering terjadi pada anak dibandingkan orang dewasa. Seseorang
biasanya sakit dalam 4 sampai 14 hari kadang-kadang sampai 20 hari
setelah terinfeksi Parvovirus B19. Sekitar 20% anak-anak dan orang
dewasa yang terinfeksi virus ini tidak akan memiliki gejala.
4.Andenovirus
Adenovirus
pada manusia dapat menimbulkan infeksi saluran pernapasan yang mirip
dengan influenza. Meskipun demikian adenovirus manusia yang di inokulasi
pada bayi hamster, tikus atau mencit ternyata dapat menimbulkan kanker.
juga sel-sel rodent secara in vitro dapat dipengaruhi olah virus ini
sehingga bersifat ganas.
5. Herpes simpleks I (luka di sekeliling mulut)
Virus herpes
simpleks tipe 1 (HSV-1) adalah penyebab umum untuk luka-luka demam
(cold sore) di sekeliling mulut yang dapat menginfeksikan daerah mulut
melalui hubungan seks.
6. Herpes simpleks II (perlukaan genital)
Virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) biasanya menyebabkan herpes kelamin yang dapat menyebabkan infeksi pada kelamin
7. Varicella zoster
Merupakan Virus penyebab penyakit cacar air
8. Virus Epstein-Barr
Menyebabkan Mononukleusis
9. Cytomegalovirus
Suatu virus
yang tergolong keluarga virus herpes yang dapat menyebar dengan mudah
melalui cairan tubuh, seperti darah, air liur, urin, mani, dan air susu
ibu. Hampir semua orang akan terinfeksi oleh virus ini tetapi kondisi
ini jarang menimbulkan gejala karena sistem kekebalan tubuh mampu
melawan virus ini. Namun, pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuh
yang melemah, seperti orang yang telah melakukan transplantasi organ
atau sedang dalam pengobatan kemoterapi, mereka dapat mengalami gejala,
seperti demam, diare, gangguan penglihatan dan bahkan kejang. Tidak ada
pengobatan untuk kondisi ini
10. Vaccinia
11. Roseola
12. Cacar sapi
13. Cacar
14. Bakteriofag
15. Hepatitis B virus
16. Smallpox virus
17. Transfusion Transmitted Virus
18. JC virus (progressive multifocal leukoencephalopathy)
19. Anellovirus
20. Salterprovirus
B. VIRUS RNA
Virus RNA
adalah virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk
rantai tunggal atau ganda tidak berpilin. Di dalam sel inangnya, RNA
padavirus akan mengalami transkripsi balik menjadi Hibrid RNA-DNA dan
akhirnyamembentuk DNA. Selanjutnya DNA virus akan masuk ke inti sel
inangnya, menyisip kedalam DNA inangnya. DNA virus akan merusak DNA
inangnya dan membentuk mRNA.mRNA akan mengalami translasi untuk
menghasilkan protein selubung virus untuk menbentuk virus – virus baru.
Contoh Virus ini :
1. HIV AIDS
2. Influenza
3. Virus Hepatitis E
4. Poliovirus
5. Paramyxovirus Paramyxovirus
6. Virus enterik
7. Virus rubella
8. Virus demam kuning
9. Virus ensefalitis
10. Virus tumor RNA
11. DHF (demam berdarah)
12. Rabies
13. Campak
14. Rhinovirus (demam dan pilek)
15. Reovirus (diare)
16. Gondong
17. Rotavirus
18. Enterovirus
19. Hepatovirus
20. Virus ebola
Berikut beberapa nama penyakit akibat virus
1. influenza akibat virus Influenza.RNA
2. AIDS akibat virus HIV,/human Immuno deficiensy Virus. RNA
3. Kangker servix/Kangker leher rahim akibat Virus HPV/Human Pappiloma Virus
4. penyakit polio yang disebabkan oleh Poliovirus. RNA
5. Hepatitis akibat Hepatitis C.RNA
6. DBD Akibat Dengue virus. RNA
7. penyakit encephalitis akibat California encephalitis virus (CE).RNA
8. diare epidemik pada anak-anak akibat Rotavirus. RNA
9 Campak Jerman Akibat virus rubella. RNA
10 Flu burung akibat virus Influenza tipe A Sub H5N1.RNA
11 Herpes akibat herpesviruscYang termasuk DNA
12 Campak disebabkan oleh virus paramyxovirus
13 Cacar air disebabkan oleh virus Herpesvirus varicellae
14 Polio disebabkan oleh poliovirus
15 Penyakit gondong disebabkan oleh paramyxovirus
16 Demam Ebola akibat virus ebola
17 SARS (Severe Acute Respirotory Syndrome) disebabkan oleh virus Corona mamalia
18 Rabies Disebabkan oleh virus rabies.
19 Campak (Morbili) Penyakit ini disebabkan oleh morbivirus
20. Kanker (tumor ganas) Penyakit ini disebabkan oleh virus onkogen
2. AIDS akibat virus HIV,/human Immuno deficiensy Virus. RNA
3. Kangker servix/Kangker leher rahim akibat Virus HPV/Human Pappiloma Virus
4. penyakit polio yang disebabkan oleh Poliovirus. RNA
5. Hepatitis akibat Hepatitis C.RNA
6. DBD Akibat Dengue virus. RNA
7. penyakit encephalitis akibat California encephalitis virus (CE).RNA
8. diare epidemik pada anak-anak akibat Rotavirus. RNA
9 Campak Jerman Akibat virus rubella. RNA
10 Flu burung akibat virus Influenza tipe A Sub H5N1.RNA
11 Herpes akibat herpesviruscYang termasuk DNA
12 Campak disebabkan oleh virus paramyxovirus
13 Cacar air disebabkan oleh virus Herpesvirus varicellae
14 Polio disebabkan oleh poliovirus
15 Penyakit gondong disebabkan oleh paramyxovirus
16 Demam Ebola akibat virus ebola
17 SARS (Severe Acute Respirotory Syndrome) disebabkan oleh virus Corona mamalia
18 Rabies Disebabkan oleh virus rabies.
19 Campak (Morbili) Penyakit ini disebabkan oleh morbivirus
20. Kanker (tumor ganas) Penyakit ini disebabkan oleh virus onkogen
Nah,
itulah beberapa penyakit yang disebabkan oleh Virus-virus tersebut,
tidak sama dengan Bakteri sekitar 90% jenis virus merugikan pada
manusia, jadi jagalah kesehatan, karena dengan sistem kekebalan tubuh
yang kuat dapat mencegah infeksi yang disebabkan oleh virus tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar